Jumat, 05 Desember 2025

Investasi Emas atau Properti: Mana yang Lebih Aman Saat Krisis?

 


Investasi emas atau tanah pilihlah sesuai talenta dan keinginanmu. Ketika kondisi ekonomi tidak menentu, banyak orang mulai mempertimbangkan instrumen investasi yang paling aman untuk menjaga nilai kekayaan mereka. Dua aset yang paling populer sebagai “pelindung keuangan” adalah emas dan properti. Keduanya dikenal tahan banting, tetapi memiliki karakteristik yang sangat berbeda ketika menghadapi situasi krisis.

Lalu, investasi emas atau properti—mana yang lebih aman saat krisis?
Berikut analisis lengkapnya untuk membantu Anda menentukan pilihan paling tepat.

Mengapa Harus Memilih Aset Aman Saat Krisis?

Saat krisis melanda—baik itu krisis ekonomi, resesi, inflasi tinggi, atau ketidakpastian global—banyak aset seperti saham, obligasi, hingga mata uang mengalami penurunan drastis. Dalam situasi ini, investasi yang dapat mempertahankan nilai justru menjadi penyelamat keuangan.

Emas dan properti sering dipilih karena:

  • Nilainya tidak mudah tergerus inflasi
  • Permintaannya tetap ada
  • Tidak mudah jatuh saat pasar tidak stabil

Namun, tingkat keamanan kedua aset ini saat krisis ternyata tidak sama.

Keamanan Investasi Emas Saat Krisis

1. Harga Emas Naik Saat Ekonomi Turun

Inilah alasan emas disebut safe haven asset. Ketika:

  • Inflasi meningkat
  • Nilai mata uang melemah
  • Pasar finansial goyah

Harga emas cenderung melonjak, karena investor mencari perlindungan dari ketidakpastian ekonomi.

2. Risiko Sangat Rendah

Emas tidak dipengaruhi:

  • Lokasi
  • Cuaca
  • Kondisi fisik properti
  • Situasi pasar lokal

Hal ini membuat emas sangat stabil, terutama di masa krisis.

3. Mudah Dicairkan Kapan Saja

Saat terjadi kebutuhan mendesak, emas sangat mudah dijual dengan harga kompetitif, baik secara:

  • Offline (toko emas, Pegadaian)
  • Online (platform investasi digital)

4. Tidak Ada Biaya Tambahan

Emas tidak membutuhkan:

  • Pajak tahunan
  • Perawatan
  • Renovasi
  • Biaya legalitas

Kesimpulan Singkat:
Saat krisis, emas adalah instrumen paling aman dan paling cepat naik nilainya.

Keamanan Investasi Properti Saat Krisis

1. Harga Properti Cenderung Stabil

Properti jarang turun drastis, meskipun ekonomi sedang melemah. Namun:

  • Pertumbuhan harga biasanya melambat
  • Banyak orang menunda pembelian rumah
  • Likuiditas menurun saat krisis

Artinya, properti tetap stabil, tetapi tidak se-elastis emas.

2. Memberikan Potensi Passive Income

Berbeda dengan emas, properti bisa terus menghasilkan:

  • Sewa rumah
  • Sewa kos-kosan
  • Sewa ruko
  • Sewa tanah usaha

Namun saat krisis, pendapatan sewa bisa terpengaruh, tergantung lokasi dan jenis properti.

3. Nilai Tetap Tinggi dalam Jangka Panjang

Properti tetap menjadi aset kuat dalam jangka panjang. Setelah krisis berlalu, nilai properti biasanya kembali naik lebih cepat dibanding instrumen lain.

4. Memerlukan Biaya Tambahan

Saat krisis, beban biaya properti tetap harus dibayar:

  • Pajak
  • Perawatan
  • Renovasi
  • Cicilan KPR (jika masih berjalan)

Kesimpulan Singkat:
Properti aman, tetapi kurang fleksibel dan lebih berat dikelola saat krisis dibanding emas.

Emas vs Properti Saat Krisis: Mana Lebih Aman?

Faktor

Emas

Properti

Keamanan saat krisis

Sangat aman

Cukup aman

Potensi naik saat krisis

Tinggi

Rendah–sedang

Likuiditas

Sangat tinggi

Rendah

Risiko

Sangat rendah

Sedang

Biaya perawatan

Hampir tidak ada

Ada

Pengaruh ekonomi global

Positif (harga naik)

Negatif (permintaan turun)

Jadi, Mana yang Lebih Aman Saat Krisis?

Emas lebih aman, lebih stabil, dan lebih cepat naik nilainya saat krisis.

Cocok untuk:

  • Menjaga nilai kekayaan
  • Dana darurat
  • Investasi jangka pendek–menengah
  • Investor pemula

Properti tetap aman tetapi kurang fleksibel dan butuh modal besar.

Cocok untuk:

  • Investasi jangka panjang
  • Membangun passive income
  • Investor yang ingin diversifikasi aset

Kesimpulan Akhir

Ketika krisis terjadi, emas adalah pilihan investasi paling aman, karena:

  • Nilainya justru naik saat ekonomi melemah
  • Mudah dicairkan
  • Minim risiko dan biaya
  • Tidak dipengaruhi kondisi pasar lokal

Sementara itu, properti tetap menjadi aset yang baik, tetapi lebih cocok untuk kondisi ekonomi stabil dan tujuan jangka panjang.

Untuk strategi terbaik, banyak investor memilih kombinasi emas + properti agar memiliki perlindungan jangka pendek sekaligus pertumbuhan jangka panjang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika Sobat Ingin Belajar Hukum Yang Baik dan Benar Rajinlah membaca Blog Hukum dan Ketatanegaraan ini dan Tinggalkanlah Komentar Yang Baik.

HUKUM, KETATANEGARAAN DAN KONSTITUSI

IMPLIKASI PERUBAHAN KEDUDUKAN MPR TERHADAP MEKANISME CHECKS AND BALANCES DALAM SISTEM KETATANEGARAAN INDONESIA

  Abstrak Perubahan struktur ketatanegaraan Indonesia melalui amandemen UUD 1945 telah menggeser kedudukan MPR dari lembaga tertinggi menj...

Pak Jokowi, Kami Dosen Belum Menerima Tunjangan Covid-19