Thursday, June 30, 2022

2 Jam Lebih Menegangkan Antara Hidup Mati Naik Pesawat Garuda Jakarta-Makasar

  

SAYA DI PESAWAT GARUDA KELAS BISNIS MENUJU MAKASAR 2 JAM SELALU BERDO'A

 

Sindiran Allah SWT bagi orang-orang yang butuh atau kepepet baru meminta pertolongan tetapi sesudah melewati prahara badai yang melanda kembali melupakan Allah SWT. Barangkali ini juga sindiran untuk diri saya tapi mudah-mudahan saya tidak seperti orang yang disindir oleh Allah SWT tersebut dalam al quran. Oleh karena itu hamba diidalam keadaan suka maupun duka berjanji akan selalu ingat kepada Allah SWT.

Kisah nyata " 2 Jam saya bersama Allah SWT di pesawat Garuda Indonesia".  Semoga kisah ini dapat menambah keimanan kita baik dikala suka maupun duka akan tetap selalu ingat kepada Allah SWT dimana pun berada. Saya termasuk orang yang tidak nyaman ketika naik pesawat orang mau bilang apa penakut atau apa terserahlah itulah adanya diri saya yang diberikan oleh Allah SWT. Tetapi anehnya saya tidak pernah penakut ketika berada di jalan yang benar. Bahkan Ketika ada sirene di jalan raya yang meraung raung meminta jalan duluan saya tidak mau minggir kalau bukan yang perlu didahulukan seperti ambulans, petugas, pemadam kebakaran dll yang sesuai aturan perlu diberi jalan duluan. Kalau saya tidak mau minggir istri saya pasti teriak histeris saya disuruh mengalah untuk minggir tetapi saya tidak mau lampu belakang saya nyalain dua2nya biar dia pelan2 dan hati2. Saya bilang istri ini orang kurang ajar melanggar aturan dan agama memangnya dia siapa?. Kalau dia pejabat jalan sedang macet begini ya harus ikut menikmati kemacetan semua jangan ugal2an di jalan minta duluan cari solusi bagaimana agar jalanan tidak macet. Sebenarnya saya juga termasuk orang yang nekat bagaimana jika dia  orang stress bawa pistol bisa habis saya di jalan, kaca sebelah kiri saya buka pengin lihat mukanya orang itu tetapi tidak pernah dibuka dan selama ini Ketika saya tidak mau minggir tidak pernah berani menabrak mobil saya dari belakang.

 

Kembali ke laptop,  Ahmdulillah, Perjalanan lancar pulang pergi Jakarta-Makasar meski dua jam lebih diudara menegangkan, beberapa keajaiban ketika sebelum naik pesawat antara lain orang lain diperiksa KTPnya dengan menunjukkan tiketnya tetapi saya kata petugasnya KTP nya nggak usah bapak langsung saja begitu katanya. Anehnya, hal itu sama terjadi ketika saya di Bandara Soekarno Hatta dan bandara Makasar sama-sama KTP saya tidak diperiksa padahal hal ini menjadi kewajiban untuk memastikan bahwa benar orang yang berangkat sesuai dengan yang tertera di tiketnya. Peraturan untuk naik pesawat sekarang minimal sudah vaksin kedua tidak perlu boster padahal sebelum berangkat dari bandara Soetta saya test antigen terlebih dahulu dengan membayar 90ribu di Klinik Medika Tangerang hasil yang diperoleh saya dinyatakan negatif alias tidak kena covid-19.  Tetapi hasil test antigen ini tidak diminta karena peraturannya cukup 2 kali vaksin. Memang saya tanya beberapa orang sekarang naik pesawat tidak seketat dahulu Ketika Covid-19 sedang mewabah luas. Anehnya lagi di bandara makasar diminta menunjukkan peduli lindungi lebih aneh bin ajaibnya lagi saya di pegang pundak saya oleh petugas dia bilang bapak silahkan langsung saja.

Menuju pulang ke Jakarta kemarin karena disediakan tiket bisnis dapat pelayanan yang eksklusif makan dan minumannya serba mewah dan lengkap. Saya bilang pramugarinya jatah saya ambil saja mbak sebelum sampai tujuan saya belum bisa makan saya sering nanya sama Pramugarinya berapa menit lagi pesawat akan landing di Jakarta ketika dibilang tinggal 15 menit lagi hati saya agak lega. Selama 2 jam lebih 6 menit dalam perjalanan Jakarta-Makasar pulang pergi itu rasanya Allah SWT dekat sekali hanya Shalawat nabi dan Fatihah yang selalu saya baca, sebab saya sadar jika pesawat terjadi apa-apa saya bisa menjadi bubur tidak bisa bersama dengan anak-anak dan istri lagi. Inilah mengapa saya harus dekat dengan Allah SWT karena hanya Dia satu-satunya yang akan bisa memberikan pertolongan jika terjadi apa-apa dalam kecelakaan pesawat.

 

Berdoa adalah senjatanya umat islam

Nabi Muhammad SAW mengajarkan umatnya bahwa doa itu adalah senjata orang-orang yang beriman, bahkan dengan doa Allah SWT bisa merubah hal yang buruk menjadi baik. Dengan doa kita mengakui bahwa diri kita amat sangat lemah, dengan doa kita memohon keselamatan kepada Allah SWT karena hanya Dialah yang bisa menyelamatkan dan dzat yang maha kuasa atas segala sesuatu.

 

Beginilah obrolan saya dengan Pramugari cantik sebelum 15 menit landing:

 

Pramugari:bpk takut ya?. Saya: saya kurang nyaman mbak. Pramugari: sama pak saya juga takut tapi nggak berlebihan soalnya kalau pesawat nggak laik terbang pasti juga nggak berangkat kok pak. Saya: luar biasa mbak nyalinya diudara. Pramugari: bukan hanya bapak saja itu yang paling depan bahkan mukanya ditutupi naik pesawat nggak mau lihat bawah. Saya: oh...saya pikir cuma saya saja mbak. Pramugari: oh nggak pak banyak orang yang seperti bapak. Saya: terima kasih mbak saya doakan mbak selalu dilindungi oleh Allah SWT. Pramugari: Aamin. terima kasih pak. Saya: ketika mau turun dari pesawat saya ucapkan terima kasih mbak luar biasa pelayanan Garuda. Pramugari: sampai jumpa pak Warsito.

Wednesday, June 15, 2022

Mengantarkan Pemilihan Ketua RW 017 Sari Bumi Indah Tangerang Secara Demokratis, Jujur dan Adil

 

 

PENGHITUNGAN KARTU SUARA MENJADI KETUA PANITIA PEMILIHAN KETUA RW. 017 SARI BUMI INDAH, BINONG, TANGERANG

 


 

Pemilihan Ketua RW 017 Sari Bumi Indah, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang Periode 2022-2025 akan digelar pada hari Minggu, 19 Juni 2022. Dalam perhelatan tiga tahunan ini saya kerap diminta menjadi ketua Panitia Pemilihan Ketua RW. 017 Sari Bumi Indah bisa dikatakan hampir langganan saya menjadi ketua Panitia Pemilihan. Sebelumnya saya juga mengantarkan Ketua DKM Masjid Al-Falah karena juga diminta menjadi ketua Panitia Pemilihan Ketua DKM Periode 2022-2025. Baik Ketua RW maupun Ketua DKM memegang jabatan selama masa 3 tahun dan sesudahnya dapat dipilih Kembali. Senang rasanya dapat mengantarkan pemilihan ketua RW dan Ketua DKM secara demokratis dengan pemilu yang jujur dan adil tentu hanya syurga pahalanya. Karena orang adil akan dilindungi oleh Allah SWT nanti di hari Akhirat.

 

Menjadi Ketua Panitia Pemilihan Harus Jujur dan Adil

Menjadi ketua Panitia pemilihan harus bersikap jujur dan adil kepada semua calon baik calon ketua RW atau calon Ketua DKM. Sebab jika dapat berlaku adil maka hanya syurga ganjarannya, sebaliknya jika tidak bersikap adil maka neraka tempatnya. Layaknya pesta demokrasi dimana pun berada tentu ada pendukungnya masing-masing untuk memenangkan pasangan calonnya yang penting dukungan tsb disalurkan dengan cara yang baik dan benar sesuai saluran demokrasi. Dalam pemilihan Ketua RW tsb kami Panitia Pemilihan telah mengesahkan tata tertib yang akan kami jadikan panduan untuk pemilihan Ketua RW baik untuk sekarang maupun di masa mendatang. Sebab jika masyarakat negara bangsa tidak memiliki aturan dipastikan akan terjadi kekacauan di masyarakat. Berdemokrasilah dengan cara yang baik mengikuti aturan yang ada berkampanye dengan cara yang menarik hati dan simpati tidak boleh berkampanye saling agitasi atau saling menghasut kepada calon-calon lawan apalagi memfitnah orang lain hal seperti itu tidak dibenarkan. Siapa pun yang menang maka itu adalah pilihan rakyat yang harus dihormati dan dijunjung tinggi dengan penuh rasa tanggungjawab. Dalam pemilihan baik presiden, Gubernur, Bupati, Walikota atau kepala desa pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Kita harus siap untuk kedua hal tsb. Maka setiap calon pemimpin yang akan memimpin rakyat harus siap untuk menang dan siap untuk kalah jangan sampai kalau kalah ada yang membuat onar atau keributan di masyarakat. Pemimpin yang baik itu kebijakan-kebijakannya harus berpihak untuk kepentingan masyarakat, pemimpin yang baik harus berusaha untuk mensejahterakan masyarakat. Pemimpin yang baik pasti akan dirindukan syurganya Allah SWT, sebaliknya pemimpin yang tidak Amanah pasti neraka ancamannya.

 

Inilah Calon-Calon Ketua RW 017 Sari Bumi Indah

Inilah calon-calon Ketua RW 017 Sari Bumi Indah Calon RW nomor urut 1 Maemudin, SE pencalonannya diusung oleh  RT. 01, RT. 05, RT. 06, RT. 10, RT. 012,  sedangkan calon Ketua RW nomor urut 2 Herry Susilo diusung oleh RT. 03, RT. 04, RT. 07, RT. 08, RT. 09 dan RT. 011. Syarat untuk menjadi calon ketua RW minimal diusung satu RT atau gabungan beberapa RT.

 


 

 Sesungguhnya Allah SWT yang memberikan kekuasaan

Wahai Para calon Presiden, Gubernur, Bupati, Walikota, Kepala desa, RW dan RT ketahuilah bahwasanya kekuasaan itu datangnya dari Allah SWT dan Allah SWT pula yang akan menanggalkannya (surat Ali ‘Imran ayat 26). Maka itu harus siap menang dan kalah dalam pertarungan, jika belum terpilih kita tidak akan frustasi sebaliknya jika kita menang jangan sombong dan arogan karena semua itu hanya titipan Allah SWT. Dengan menyadari hal itu jika kita tidak terpilih karena kita niatkan untuk ibadah maka kita tidak begitu kecewa. Pesta demokrasi pemilihan Ketua RW 017 Sari Bumi Indah memang lain dari yang lain di perumahan saya aturannya diatur cukup rinci sehingga tidak memungkinkan orang seenaknya sendiri membuat aturan sesuai seleranya masing-masing. Tahun 2022 ini pemilihan ketua RW masing-masing pendukung sama-sama kuat pada akhirnya Daulat kuasa rakyat yang akan menentukannya. Sebenarnya pemilihan Ketua RW bisa melalui dua jalur baik musyawarah mufakat maupun melalui pemilihan kedua-duanya sah secara demokrasi. Begitu juga pemilihan Presiden sebelum dipilih oleh rakyat secara langsung pak Harto dipilih oleh MPR selama 7 Periode berturut-turut dan sekarang sudah diamandemen UUD 1945 pemilihan presiden sudah diserahkan kepada rakyat secara langsung melalui pemilihan umum maksimal dua kali masa jabatan.

 

Harapan Ketua Panitia Pemilihan

Harapan saya sebagai Ketua Panitia Pemilihan, semoga pemilihan ketua RW pada tanggal 19 Juni 2022 ini akan dapat berjalan dengan lancar, aman dan terkendali. Selamat berpesta domokrasi pada akhirnya rakyat jualah yang akan menentukan siapa calon Ketua RW terpilih nanti. Kita harus menyadari bahwa semua calon-calon pasti semuanya bertujuan untuk memajukan perumahan Sari Bumi Indah.

Selamat berdemokrasi semoga Allah SWT kiranya meridhoiNya. Aamiin.

Friday, May 20, 2022

Cara Mensiasati Naik Pesawat dan Menunggu Keluarga Naik Pesawat Agar Tidak Panik dan Stress

 


 

Jangan suka menyalahkan orang lain jika melihat naik pesawat suka stress, cemas, ketakutan dan mengalami kepanikan jiwa luar biasa. Sebab masing-masing orang berbeda-beda dalam kesenangan dan ketenangan dalam menggunakan moda transportasi. Ada yang enjoy menggunakan bus, kereta api, kapal laut bahkan ada yang senang dengan menggunakan pesawat terbang dengan alasan efisien waktu dan tidak capek dijalanan. Itulah beragam masing-masing orang yang memiliki pandangan berbeda-beda yang harus kita hormati dan tidak bisa kita samakan dengan diri kita.

 

Saya lebih tenang dan Nyaman Naik Kereta Api

Moda transportasi kereta api menjadi primadona saya pulang ke kampung di Jawa-Tengah, tepatnya di Kabupaten Pati Kecamatan Kayen dekat Makam Wali Syekh Jangkung Landoh. Alasan saya kereta api menjadi pilihan mudik selain berbiaya murah, cepat, juga tepat waktu. Namun, setelah sekarang ada tol Cipali jurusan Jawa-Tengah, saya menjadi takjub karena dalam kondisi tidak menjelang lebaran Jakarta-Semarang bisa ditempuh hanya dengan waktu 6 Jam. Berbeda sebelum ada tol Cipali jika lebaran macetnya luar biasa dahsyat sampat pernah saya macet 2 hari di jalan yang dahulu tempatnya di Brexit atau Brebes Exit pernah terjadi malapetaka kamacetan luar biasa. Namun pemudik dalam menghadapi lebaran tahun 2022 ini negara benar-benar terasa hadir kepada rakyatnya pasalnya pemudik dimanjakan dengan dibukanya tol one way arah Jawa Tengah begitu juga diberlakukan one way arah ke Jakarta ketika menghadapi arus balik. Saya sendiri ketika mudik H-1 lebaran betul-betul menikmati adanya one way tidak ada kemacetan sangat lancar sekali dalam perjalanan ke kampung halaman saya. Namun ketika saya balik ke Jakarta arus balik luar biasa macetnya meski sudah dibuka one way masih juga macet, penyebabnya menjelang rest area selalu ada kemacetan. Terkadang saya berfikir sudah dibuka one way seperti ini masih saja macet, sudah ada jalan tol Cipali yang menakjubkan jurusan Jakarta-Semarang masih juga macet, apalagi tidak ada tol, akhirnya saya tersadar ini semua karena kendaraan bertambah banyak dari hari ke hari dan dari tahun ke tahun maka wajar jika tetap terjadi kemacetan. Saya mudik dengan menggunakan Toyota Rush tahun 2011 dengan penumpang empat orang, saya dan istri serta dua anak. Sebenarnya semula istri saya yang pulang sendiri karena anak-anak tidak ada yang mau pulang, mengingat jika pulang malah capeknya luar biasa anak-anak tidak mau pulang ditambah pertimbangannya bapak saya sudah meninggal dan mertua saya di Solo dua-duanya sudah tidak ada lagi mudik pulang kampung malah capek saja muter ke tempat saudara-saudara istri, inilah yang membuat anak-anak saya dan saya sendiri malas untuk mudik. Ibu kandung saya sudah ikut saya di Jakarta inilah pertimbangannya saya juga enggan mudik belum ditambah nanti saudara-saudaranya mengajak pertemuan di rumah makan untuk ngumpul-ngumpul padahal sudah ketemuan ngumpul di saudara yang lebih tua, juga sudah halal bihalal di aula Gedung untuk mempertemukan saudara-saudaranya semua dari keluarga Bani Mawardi. Untuk lebaran tahun 2023 nanti keluarga kami dari bapak Kiswardi Priyowinoto yang menjadi tuan rumah halal bihalal yang akan diselenggarakan di Gedung Waris yang sudah menjadi langganan setiap tahun diselenggarakan acara halal bihalal keluarga.  Kembali kepada anak saya yang semula tidak mau mudik sementara istri saya sendiri yang mudik saya diminta istri untuk merayu anak-anak agar mau pulang kampung. Sebenarnya istri saya sudah menyadari jika pulang kampung sendirian alias mudik seperti orang hilang saja, karena saya juga kasihan kepada istri jika mudik sendirian maka akhirnya anak-anak,  saya bujuk dan akhirnya mau untuk mudik ke Solo tapi dengan syarat jangan muter-muter ke tempat saudara terlalu lama seperti yang sudah-sudah. Maksudnya jika ingin silaturrahmi kepada saudara-saudaranya yang wajar-wajar saja jangan sampai berlebihan. Segala sesuatu jika berlebihan pasti tidak baik. Mudik tahun ini bagi saya adalah momentum yang cukup baik dimana adik saya yang ada di kampung sedang sakit jantung saya nggak tega saya harus pulang meski kadang-kadang saya juga kesel kalau adik lagi bandal tetapi namanya adik pastilah saya sayang. Untuk sayang kepada saudara-saudara sudah saya buktikan ketika remaja saya korbankan diri saya hasil merantau untuk membantu adik-adik saya. Meski terkadang jika saya mengalami nasib susah justru orang lain yang membantu. Kembali ke Lap top mengapa saya tidak suka naik pesawat?.

 

Mengapa Saya Tidak Suka Naik Pesawat?.

Jika ditanya mengapa saya tidak suka naik pesawat? Maka saya sendiri juga tidak bisa menjawabnya secara pasti. Padahal saya juga belajar agama tahu bahwa takdir itu Allah SWT yang menentukan. Saya sendiri tidak tahu mengapa sampai sekarang jika naik pesawat selalu resah, stress dan panik dan selalu dzikir terus didalam pesawat?. Yang terpikir oleh saya kalau-kalau pesawatnya jatuh dan nyungsep ke laut bagaimana?. Keresahan ini akibat saya sering mendengar terjadi adanya kecelakaan pesawat sehingga menjadikan diri saya enggan naik pesawat. Memang kelebihan naik pesawat adalah efisien, efektif dan tepat waktu, tetapi resikonya jika terjadi kecelakaan diudara maka kecil kemungkinan bisa selamat, hal inilah yang menjadi bayang-bayang saya untuk tidak ingin naik pesawat. Bahkan Ketika adik saya masih bekerja di Giant selalu mendapatkan point untuk ditukar dengan pesawat saya justru memilih naik kereta api saja. Meski saya enggan naik pesawat sebenarnya saya sudah pernah naik pesawat Garuda pertama kali pada tahun 1999 dengan harga tiket 225ribu, kemudian naik Pesawat Mandala ke Yogyakarta terakhir saya naik pesawat Malaysia Air Lines ke Malaysia pada tahun 2006 bersama anggota DPD RI untuk berkunjung ke Parlemen Malayisa, Genting High Lend, dan Pertronas Gedung Menara Kembar di Malaysia. Namun jika keluarga saya naik pesawat saya menyarankan untuk memakai pesawat Garuda saja karena SOPnya sangat bagus sekali tidak diragukan lagi reputasinya kemarin jalan-jalan ke Bajo NTT dapat pesawat Citilink karena pesan pesawat Garuda sudah tidak kebagian begitu dijelaskan Citilink itu anak perusahaan Garuda hati saya agak menjadi tenang. Prinsip saya meski hidup mati itu takdir datangnya dari Allah SWT kita sebagai manusia haruslah senantiasa berusaha dan berupaya dengan sekuat tenaga untuk mencari moda transportasi yang benar-benar SOPnya sangat bagus, namun jika masih terjadi hal-hal yang tidak di inginkan baru itu namanya takdir. Hal ini sudah sejalan dengan agama yang saya anut agama islam bahwa kita harus berikhtiar terlebih dulu setelah itu hasilnya kita pasrahkan kepada Allah SWT.

 

Agar Kita Naik Pesawat Tidak Panik

Hal pertama yang harus dilakukan ketika kita naik pesawat agar tidak panik, yang pertama pilihlah moda transportasi pesawat yang memiliki reputasi baik SOPnya. Kedua, sebagai orang yang beragama berdo'alah kepada Allah SWT pengalaman saya selalu membaca dzikir dan shalawat kepada nabi Agung Muhammad SAW. Yang ketiga, baru kita tawakkaltu 'alallah serahkan semua kepada Allah SWT. Begitu kiat agar kita naik pesawat udara tidak mengalami kepanikan.

Wednesday, May 18, 2022

Dapatkah Penundaan Pemilu dan Perubahan Masa Jabatan Presiden dan Wapres Menjadi 3 Periode?

 

 Oleh: Dr (c) WARSITO, SH., M.Kn.      

 

Alumni S2 Magister Kenotariatan UI:  

Dosen sertifikasi  profesional Negara;                                                                                                                                                              

Dosen Fakultas Hukum Universitas Jayabaya; 

Dosen Fakultas Hukum Universitas  Satyagama; 

Dosen Fakultas Hukum Universitas Ibnu Chaldun; 

Dosen Fakultas Hukum Universitas Primagraha;                                                                                                                   

PNS Bagian Persidangan MPR 1997-2008;                                                                                                                               

Juara I Analis UU Badan Keahlian DPR-RI Tahun 2016;                                                                                                        

Juara I Lomba Pidato MPR/DPR Tahun 2003.

 

 


 

Wacana Heboh penundaan pemilu dan perubahan konstitusi tentang 3 periode masa jabatan presiden dan wakil presiden memantik perhatian publik di negeri kita ini tak ayal penulis tidak sabar untuk segera angkat pena guna memberikan pemahaman dan pengertian yang baik tentang perubahan konstitusi. Pertanyaannya, bolehkah konstitusi itu dilakukan perubahan?. Bolehkah melakukan penundaan pemilu?.  Jawabannya tidak ada ruang di konstitusi dan hukum ketatanegaraan yang membolehkan penundaan pemilu sebab negara tidak dalam keadaan darurat. Perubahan konstitusi dibolehkan sesuai ketentuan mekanisme Pasal 37 UUD 1945 diajukan oleh sekurang-kurangnya pengusul 1/3 dari jumlah anggota MPR 711. Forum kehadiran untuk usulan amandemen tsb minimal dihadiri oleh sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah anggota MPR sedang putusan untuk bisa merubah konstitusi atau tidak minimal disetujui lebih dari 50% jumlah anggota MPR. Jika usulan perubahan konstitusi tsb tetap dipaksakan mengingat koalisi yang sudah overload di parlemen mendukung pemerintah maka jelas perubahan konstitusi akan bisa terlaksana masalahnya adalah perubahan konstitusi cara yang parsial ini tidak baik buat system ketatanegaraan kita. Era reformasi ini sistem ketatanegaraan kita di design agar terjadi check and balance hubungan antara kelembagaan negara saling mengimbangi dan saling mengontrol tetapi harapan itu jauh dari kenyataan.

 

Dapatkah Konstitusi dirubah?.

Menurut K.C Wheare ada beberapa perubahan konstitusi dalam mengubah UUD atau konstitusi, yaitu : Beberapa kekuatan yang bersifat primer (some primary forces) Perubahan yang diatur dalam konstitusi (formal amandement) Penafsiran secara hukum (judicial interpretation) jika kita mencermati dengan saksama dan sungguh-sungguh tentang perubahan konstitusi pada tahun 1999-2002 benar-benar merupakan kebutuhan dan desakan masyarakat untuk kepentingan bangsa dan negara, bukan untuk kepentingan pribadi, kelompok, golongan atau partai politik. Perhatikan dengan saksama dan sungguh-sungguh sebelum konstitusi dirubah konsiderannya: setelah MPR membaca, menelaah, meneliti dan mengamati dengan saksama dan sungguh-sungguh hal-hal yang bersifat mendasar yang dihadapi oleh rakyat bangsa dan negara jelas disini perubahan konstitusi dimaksudkan untuk kepentingan masyarakat bangsa dan negara. Bangsa ini harus benar-benar cerdas untuk senantiasa berkaca pada pengalaman  sebelumnya pada orde lama dan orde baru dimana dalam Ketetapan MPRS Nomor III/MPRS/1963 Tahun 1963

PENGANGKATAN PEMIMPIN BESAR REVOLUSI INDONESIA BUNG KARNO MENJADI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA SEUMUR HIDUP

 TAP MPRS itu telah dicabut. Begitu juga orde baru pemerintahan pak Soeharto dengan jargon akan melaksanakan Pancasila secara murni dan konsekuen. Ini artinya apa?. Orde baru tidak berkehendak untuk merubah konstitusi, meski pak Harto tidak terang-terangan ingin menjadi presiden seumur hidup tetapi dengan melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen ada pasal masa jabatan presiden yang menguntungkan pak Harto maka itu tidak berkehendak untuk merubah konstitusi. Apa isinya pasal itu?. Pasal 7 UUD 1945 rumusan asli menyatakan: Presiden dan wakil presiden memegang jabatan selama lima tahun dan sesudahnya dapat dipilih Kembali. Kata-kata dapat dipilih Kembali disini bersifat multitafsir artinya bisa dipilih sekali lagi dan bisa seterusnya. Oleh karena itu melalui amandemen UUD 1945 sejak 1999-2002 rumusan pasal konstitusi tentang masa jabatan presiden tsb telah dilakukan perubahan sehingga berubah berbunyi sbb: Presiden dan wakil presiden memegang jabatan selama lima tahun dan sesudahnya dapat dilipih Kembali dalam jabatan yang sama hanya untuk satu kali masa jabatan. Artinya pasal tentang masa jabatan presiden maksimal dua kali masa jabatan ini adalah untuk mengoreksi pasal terdahulu presiden yang terlalu lama dikhawatirkan dapat terjadi a buse of power atau penyalahgunaan kekuasaan. Dengan belajar pengalaman seperti itu maka setiap penyelenggara negara harus arif dan bijaksana harus memberikan suri tauladan yang baik kepada rakyatnya jangan asal bicara perubahan konstitusi tetapi jika harus merubah konstitusi memang harus benar-benar untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.

Lembaga Negara Mana berwenang mengkaji dan Merubah Konstitusi?.

Yang berwenang untuk mengkaji secara komprehensif pelaksanaan konstitusi dan merubah tentunya adalah Lembaga negara yang Bernama MPR bukan Lembaga negara lain. Ada keanehan jika para penyelenggara negara atau ada Menteri-menteri yang mengusulkan perubahan konstitusi sebab menteri-menteri diangkat oleh Presiden yang diberikan kewenangan oleh konstitusi agar fokus bekerja untuk kepentingan kesejahteraan rakyat jangan sibuk malah mengurus amandemen UUD 1945. Untungnya saja presiden tidak meminta perubahan konstitusi menjadi 3 periode jika itu dilakukan jelas adalah pelanggaran konstitusi karena presiden Ketika dilantik telah bersumpah akan menjalankan UUD dan UU serta peraturannya dengan selurus-lurusnya serta akan berbhakti kepada nusa dan bangsa. Jadi semua pihak hendaklah berhenti untuk berwacana yang tidak populis fokuslah sebagai penyelenggara negara untuk berbuat yang baik kepada kesejahteraan rakyat jangan berwacana yang tidak bermutu. Muatan konstitusi tidak bisa sembarangan dan serampangan dirubah se enaknya sendiri konstitusi itu di design jangka Panjang jauh ke masa depan bangsa agar tidak mudah lapuk dimakan zaman (verourded). Berbeda dengan muatan UU yang sewaktu-waktu bisa dilakukan perubahan dan uji materi ke Mahkamah Konstitusi jika bertentangan dengan UUD 1945. Saya meminta para penyelenggara negara untuk menjadi negarawan seperti telah dipraktekkan oleh para pendahulu kita bagaimana dahulu mereka memperjuangkan kemerdekaan ini dengan tetesan darah bahkan nyawa taruhannya dan lihatlah konstitusi yang dirumuskannya benar-benar luar biasa indah Bahasanya dan menjangkau jauh ke masa depan bangsa tapi mereka negarawan menyadari bahwa konstitusi yang dibuatnya itu adalah kilat dan sederhana mereka negarawan berpesan pada saatnya anak-anak bangsa lah yang akan menyempurnkannya namun demikian rumuskalah konstitusi untuk kepentingan bangsa dan negara jangan untuk kepentingan pribadi, kelompok, golongan dan partai politiknya. Apakah yang dimaksud dengan negarawan?. Negarawan adalah orang yang mengutamakan kepentingan masyarakat, bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi, kelompok golongan atau partai politik. Pertanyaannya sekarang apakah anggota DPR dan DPD yang merangkap anggota MPR negarawan atau tidak?. Silakan menjawabnya sendiri.

Sunday, May 8, 2022

Mudik Lebaran 2022 Shalat Ied 1443 H di Stadion Manahan Solo

SAYA KE STADION MANAHAN SOLO

 

Sudah 3 tahun saya bersama keluarga tidak mudik ke kampung halaman. Disebabkan berbagai hal antara lain karena adanya covid-19 selama dua tahun dan bapak saya sudah meninggal sementara ibu saya ikut saya di Jakarta jadi kalau pulang kampung atau mudik lebaran kurang gairah lagi. Kampung Saya Kayen Pati Jawa Tengah, sementara istri saya putri Solo rumahnya reksoniten dekat pasar Klewer Solo. Ketidakmudikan saya salama 3 tahun banyak disebabkan berbagai hal yang pertama karena bapak saya sudah meninggal dunia dan kedua mertua saya juga sudah meninggal sedangkan ibu saya ikut saya di Jakarta. Jadi kalau tidak ada keperluan mendesak atau darurat maka saya tidak akan pulang kampung karena sudah pasti mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Satu kampung di desa saya itu hampir saudara semua jadi kalau pulang harus menyiapkan uang lima ribuan, sepuluh ribuan dan dua puluh ribuan untuk anak-anak. Sedangkan untuk orang-orang tua sudah saya siapkan lima puluh ribuan dan seratus ribuan. Meski pulang menghabiskan uang banyak dan jalanan pasti macet tapi senangnya bukan main bisa menengok kampung halaman dan bisa bertemu dengan saudara-saudara saya semua.

 

Shalat Ied di Stadion Manahan Kota Solo

Selama liburan lebaran di Kota Solo saya menginap di hotel Fave selama 3 hari berhubung kamar hotel agak terasa sempit maka saya pindah hotel yang kamarnya agak luas di hotel Pop sebelahan dengan hotel Harris. Saya Bersama keluarga shalat Ied di Stadion Manahan Solo ramai sekali jamaahnya berjubel hingga di jalanan saya menyimak dan memperhatikan dengan saksama dan sungguh-sungguh apa yang disampaikan oleh Chotib ada beberapa poin penting yang saya catat dalam khutbah tsb. Yang pertama jika Indonesia ingin dibarokahi Allah SWT maka surat al a’raf ayat 96 harus dijalankan yang artinya: Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri ini beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT maka akan Kami turunkan berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan ayat-ayat Kami maka siksa Kami sangat pedih dikarenakan perbuatannya. Hal lain yang tidak kalah penting dalam khutbah tsb jika sekiranya bangsa Indonesia memiliki moral dan akhlaq yang baik maka Indonesia akan menjadi negara yang jauh dari korupsi bahkan akan hilang korupsi di negeri ini. Selain itu chotib juga memesankan agar memilih pemimpin di negeri ini yang sesuai dengan bidangnya serahkanlah urusan ini kepada ahlinya. Dalam mendengarkan isi chotib tsb sangat menyentuh sekali karena umumnya chotib di kota-kota besar tidak teks book tetapi ilmu yang dimilikinya dipadukan antara ilmu agama, hukum ketatanegaraan dan hukum yang berlaku di Indonesia. Tidak seperti chotib-chotib di kampung yang berkhutbah di hari Jumat atau di hari raya selalu membaca buku tidak mau belajar dan melihat perkembangan kekinian yang dihadapi oleh masyarakat bangsa dan negara. Jadi untuk menjadi chotib memang harus banyak mempelajari berbagai disiplin ilmu jangan cuma satu sisi dengan demikian yang mendengarkan akan mendapatkan penyegaran dan bertambah ilmu.

 

 

 

Kuliner di Solo masakan enak dan harga murah

Kota Solo memang memiliki kelebihan dalam bidang kuliner jangan ditanya soal kuliner di Solo adalah rajanya atau gudangnya. Dari mulai Soto seger mbok Giyem sudah saya cicipi, Dapur Solo, Tengkleng, Soto Trisakti, Susu jack dan nasi liwet sudah saya rasakan semuanya. Yang lebih aneh dan mengherankan saya Ketika saya makan nasi liwet di Tangerang meski katanya orang Solo yang masak tetapi rasanya bisa beda dengan yang saya makan di Solo nggak tahulah penyebabnya tetapi itu fakta yang ada dan yang saya rasakan. Sebenarnya kampung halaman saya juga ada kuliner di Pati namanya sego gandul, tetapi kemarin saya tidak makan karena saya masih ingat saudara saya makan nasi gandul di Pati malamnya langsung geletak dirawat di rumah sakit dan langsung meninggal saya nggak tahu apakah karena nasi gandulnya atau memang sudah memiliki penyakit bawaan sejak peristiwa itu saya tidak lagi berani untuk memakan nasi gandul. Saya juga tidak berani memakan sate dan jerohan takut darah tinggi bertambah lagi.

 

Mudik Juga Nengok Adik Yang Sakit

Ketika saya di Kayen Pati tidak lama cuma sekitar 30 menit menengok ibu tiri saya, adik saya yang sakit dan lebaran ketempat bulek-bulek tentunya dengan salam tempel kepada bulek-bulek tsb alias memberikan uang. Saya juga bisa nengok ibu tiri saya yang masih sehat segar bugar yang waktu kecil bagaimana pun telah membesarkan dan memelihara saya. Karena adik saya sakit katanya sakit jantung makanya saya pulang saya kasih uang untuk berobat dan oleh-oleh. Meski kadang kalau dinasehati bandal namanya adik kalau lagi sakit sebagai kakak saya juga tidak tega apa pun yang saya punya saya bantu untuk meringankan bebannnya meski terkadang kalau saya sakit juga belum tentu saudara-saudara akan peduli seperti kepedulian saya terhadap saudara-saudara saya semua. Begitulah serba-serbi mudik 2022 senangnya bukan main bisa menengok kampung halaman meski konsekuensinya mengeluarkan biaya yang tidak sedikit dan jalanan macet tetapi senangnya bukan main bisa berlebaran di kampung halaman.

 

HUKUM, KETATANEGARAAN DAN KONSTITUSI

METHODS OF INHERITANCE DISTRIBUTION AND THE LEGAL STANDING OF HEIRS UNDER THE CIVIL CODE

  By: WARSITO, S.H., M.Kn. Official Document Formulator for the DPD RI (Regional Representative Council of the Republic of Indonesia) ...

Pak Jokowi, Kami Dosen Belum Menerima Tunjangan Covid-19